by

Undercover Buy Narkoba Diwarnai Letusan Pistol

Beritatotal.com – Aparat satuan narkoba Polres Ogan Komering Ulu (OKU) tinggal menunggu hasil uji laboratorium tertulisnya saja, atas barang bukti (BB) narkoba hasil penyitaan dari sebuah penangkapan dua bandar narkoba.
Barang bukti dimaksud milik tersangka Riki Hendra alias Lendra (29), dan Ogie Jaya Saputra alias Ulin (24), keduanya warga Dusun II, Desa Pagar Dewa, Kecamatan Lubay, Kabupaten Muaraenim.
Yakni berupa enam paket sabu seberat 8,17 gram dan dua butir pil ekstasi. Dimana BB sudah dibawa ke Laboratorium Polda Sumsel dan tidak lama lagi sampai kembali ke Mapolres OKU disertai keterangan tertulisnya dari pejabat bersangkutan.
“Barang buktinya sudah kita bawa ke Polda Sumsel untuk diuji lab. Biasanya untuk hasil positif atau negatif narkoba begitu diuji lab hari yang sama sudah langsung diketahui hasilnya dan cukup melalui komunikasi lewat telepon,”
“Namun hasil tertulisnya paling lama seminggu baru bisa kita terima. Soalnya mereka (Petugas Laboratorium Polda Sumsel, red) banyak memeriksa BB dari seluruh Polres se Sumsel. Ada juga dari Polda Jambi bahkan Bangka Belitung,” terang Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana S melalui Kasat Narkoba AKP AK Sembiring, Selasa (16/5).
AKP Sembiring menjelaskan, penangkapan bandar Lendra dan Ulin cukup merepotkan anggotanya di lapangan. Soalnya tersangka Lendra melakukan perlawanan dan sempat bergulat dengan petugas. Pihaknya terpaksa melumpuhkan tersangka dengan tindakan tegas terukur karena tidak menghiraukan tiga kali tembakan peringatan.
“Dia (Lendra, red) sudah kita tangkap kemudian melarikan diri, lalu dikejar lagi anggota kami sampai bergulat. Karena tidak mau menyerah terpaksa kita ambil tindakan tegas,” Sembiring. Saking meyulitkannya, tindakan tegas dimaksud dengan menembak kaki kanan tersangka sebanyak dua kali barulah tersangka bertekuk lutut.
Penangkapan tersangka melalui undercover buy atau penyamaran polisi berpura-pura sebagai pembeli narkoba, pada Minggu (7/5) lalu, pukul 21.00 WIB. Tersangka tidak tahu kalau calon pembelinya adalah anggota Satnarkoba Polres OKU yang menyamar. Kemudian transaksi dilakukan tak jauh dari depan masjid Al-Ikhlas, Dusun IV, Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, OKU.
Saat itu anggota yang menyamar memesan narkotika jenis sabu kepada bandar Lendra tadi. Setelah bertemu kemudian terjadi transaksi, Lendra langsung di sergap anggota lain yang sudah mengintai di sekitar lokasi. Awalnya dia bisa diamankan bersama seorang temannya tersangka Ulin.
“Tersangka Lendra membuang barang bukti berupa bungkusan yang dilakban lalu kabur dan kami kejar kemudian dapat tapi dia melawan lalu anggota melumpuhkannya,” ulang AKP Sembiring.
Pihaknya melakukan penggeledahan terhadap tersangka dan didapatkan satu plastik klip bening berisi empat paket hemat kristal bening diduga narkotika jenis sabu dan dua butir pil ekstasi.
Kemudian tersangka diminta menunjukan tempat barang bukti yang dibuang, dan ditemukan dua paket sabu besar dibungkus tisu dililit lakban hitam, tidak jauh dari tempat anggota bertransaksi dalam penyamaran. Tersangka pun tak bisa berkelit lagi dan langsung dibawa ke Mapolres OKU yang hingga kini berkasnya hampir rampung untuk diserahkan ke kejaksaan.
“Tersangka menjual paket narkoba baik sabu atau pil ekstasi tergantung permintaan konsumen. Dia termasuk bandar dan BB sabu-sabu yang kita sita saat penangkapan bila dirupiahkan totalnya tujuh jutaan,” pungkas AKP Sembiring. (diJee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.