by

Suzana Masih Koma, Jasad Suaminya Akan Dikebumikan di TPU Sumberjaya

Kanit Laka Satlantas Polres OKU Ipda Anton memimpin olah TKP kecelakaan maut di KM 10 Jalinsum Kelurahan Sepancar, Selasa (21/1)

Beritatotal.com – Salah satu korban terlibat kecelakaan maut di Jalinsum KM 10 Kelurahan Sepancar Lawang Kulon pada Selasa (21/1) pukul 16.15 WIB adalah pasangan suami isteri (Pasutri).

Sang suami bernama Sukanto (40) tewas di tempat kejadian perkara (TKP) sedangkan isterinya Suzana (40) sampai berita ini ditulis masih koma di rawat di RSUD Ibnu Sutowo.

Begini Kronologis Kecelakaan Maut Tewaskan 2 Orang di Sepancar

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pasutri tersebut tercatat tinggal di Sumberjaya, RT 06/03, Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Tapi, almarhum Sukanto yang sudah dibawa pulang dari  ruang IGD sekarang disemayamkan di rumah ibunya Halimah (70), yang berada di RT 07.

“Kalau rumah korban ada di RT 06 tapi jenazah atas kesepakatan keluarganya disemayamkan di rumah ibunya Halimah di RT 7,” terang Zulkifli, Ketua RT 07, Sumberjaya, yang dihubungi Rabu dinihari, (22/1).

Menurut Zulkifli, almarhum meninggalkan tiga orang anak. Dua sudah dewasa masing-masing Devi dan Sopian. Satunya lagi masih anak-anak yaitu Fahri berstatus pelajar sekolah dasar (SD).

Almarhum rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sumberjaya hari ini pukul 10.00 WIB.

Sehari-harinya almarhum Sukanto bekerja sebagai buruh serabutan. Sedangkan isternya penjual sayur keliling menggunakan sepeda motor.

“Sore kemarin saya dapat kabar dari warga kalau ada kecelakaan yang ternyata anak dari warga kami ibu Halimah. Saat saya ke lokasi semua korban sudah tidak ada lagi dibawa kerumah sakit dan katanya anak dari warga kami itu sudah meniggal,” jelasnya.

“Saya tidak ke rumah sakit lagi karena langsung mengabari keluarganya dan membantu untuk persiapan-persiapan pemakaman besok pagi (pagi ini, red),” imbuh Zulkifli.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan maut yang menewaskan dua orang dan satu orang lainya kritis tak sadarkan diri di jalan poros Kelurahan Sepancar Lawang Kulon Selasa sore (21/1).

Kasus ini sudah ditangani aparat Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka  Lantas) Satlantas Polres OKU.

Dipimpin langsung Kanit Laka Ipda Anton, petugas laka lantas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sejak menerima laporan selepas waktu Maghrib hingga selesai pukul 20.30 WIB. Petugas juga sudah mengumpulkan keterangan beberapa warga sekitar.

Peristiwa tersebut terjadi melibatkan kendaraan rodan dua jenis Honda Supra 125 Nopol B-6434-PQK yg dikendarai Sukanto (40) berboncengan dengan istrinya Suzana (40) dengan motor Honda Revo Nopol BG-5634-FAJ yg di kendarai Indra Pranata.

“Ketiga korban adalah warga Kelurahan Sepancar. Pengendara motor meninggal akibat mengalami luka berat. Sedangkan penumpang motor yakni Suzana mengalami luka berat dan dirawat di rumah sakit,” kata Kanit Laka Lantas Polres OKU Ipda Anton.

Kronologisnya, korban Sukanto membonceng isterinya Suzana bemotor melaju dari arah Martapura  menuju ke arah Baturaja. Di TKP bertabrakan dengan motor yang dikendarai korban Indra datang dari arah berlawanan.

Diduga terjadi tabrakan adu kambing sangat keras yang tidak bisa dielakkan kedua pengemudi. Mengakibatkan mereka terhempas ke aspal dan motor mereka rusak parah. Dua pengemudinya tewas di TKP sedangkan isteri Sukanto tak sadarkan diri. (djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.