by

Spesialis Pembobol Minimarket Lintas Kabupaten Terekam CCTV Keok di Dor

2 tersangka spesialis pembobol mini market lintas kabupaten dihadirkan dalam jumpa pers di Polda Sumsel, Senin (23/3)

Beritatotal.com – Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil menghentikan petualangan kawanan spesialis pembobol minimarket linta kabupaten.

Dua tersangka digelandang ke Mapolda Sumsell dengan kondisi kaki “bolong” ditembus timah panas petugas. Masing-masing Iwan dan Sandi yang beralamat di Kota Palembang.

Polisi terpaksa melakukan tindakkan tegas terukur terhadap kedua pelaku karena melakukan perlawanan saat digerebek.

Tersangka Iwan dan Sandi dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolda Sumsel, Senin (23/3). Petugas juga memperlihatkan sejumlah barang bukti yang berhasil disita dari tangan pelaku. Diantaranya ada sebuah linggis panjang.

“Pelaku kit tangkap di kawasan Bungaran V, Kelurahan Silaberanti sedang berada dikontrakannya. Saat ditangkap pelaku melakukan perlawanan dengan cara memukul petugas sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur,” jelas Kasubdit Penmas Polda Sumsel AKBP Rizal Agustriadi SIK didampingi Kasubdit III Ditreskrimum Kompol Suryadi SIK MH.

Dijelaskan, kedua pelaku diringkus setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan. Salah satunya mempelajari CCTV dari mini market yang dibobol kawanan tersebut. Yakni mini market berlokasi di Jl Sumatera, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

Dari hasil interogasi pelaku mengakui bukan hanya membobol mini market di Prabumulih saja. Tapi sudah 10 kali melakukan aksi yang sama di wilayah kabupaten dan kota dalam Provinsi Sumsel.

Terdiri dari Kabupaten Banyuasin 2 kali, Muba 2 kali, OKI 1kali, Palembang 3 kali, dan Muaraenim 1 kali.

“Modusnya dengan cara membuka paksa pintu rolling door dan merusak gagang pintu kaca toko menggunakan linggis lalu tersangka mengambil barang-barang di dalam toko tersebut,” katanya.

Dari mini market terakhir yang dibobol, keduanya menggasak  144 slop rokok, 16 kaleng susu, 125 kotak susu, dan 14 kotak coklat. Total kerugian yang diderita korban mini market di aksi terakhir itu mencapai Rp 38,7 juta.

“Kedua pelaku akan kita kenai Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara,” pungkasnya. (fik)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.