by

SMA Negeri 5 OKU Mulai Terapkan PTM dengan Prokes Ketat dan Dipantau Tim Satgas Covid-19

Beritatotal.com – Siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Senin (6/9/2021, mulai mengikuti Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di masa pandemi Covid-19.

Berdasarkan pantauan di salah satu sekolah yaitu SMA Negeri 5 OKU, sedikitnya 90  dari 500 lebih siswa di sekolah ini mengikuti hari pertama PTM mereka di masa pandemi. Para siswa tersebut merupakan siswa kelas X (10) atau siswa baru yang selama ini belum pernah masuk sekolah dikarenakan kebijakan belajar daring atau belajar dari rumah dampak pandemi global.

Mereka masuk sekolah dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Mulai masuk gerbang sekolah dicek suhu tubuh kemudian mencuci tangan dan menjaga jarak.

Ada juga tim satuan gugus tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten OKU dari Puskesmas Kelamaraja dipimpin dr Hj Susy Prihatiningsih serta anggota Bhabinkamtibmas Polsek Baturaja Timur memantau proses PTM  di sekolah ini.

Kegiatan hari pertama masuk sekolah diisi dengan upacara bendera dan pengenalan lingkungan sekolah beserta para dewan guru. Kemudian mereka masuk kelas untuk mengikuti mata pelajaran selama 180 menit tanpa jam istirahat. Bagi siswa lainnya yang mendapat jadwal belajar dari rumah, mereka tetap mengikuti pelajaran yang diberikan para guru melalui daring.

Dilaksanakannya PTM di masa pandemi ini, menurut Kepala Sekolah SMA Negeri 5 OKU, Yulian Mukhni MPd, dasar utamanya adalah adanya surat izin orang tua atau wali murid yang membolehkan anak-anak mereka mengikuti sekolah tatap muka.

“Seratus persen para orang tua atau wali murid di sekolah ini (SMA Negeri 5 OKU, red) sudah membuat surat pernyataan di atas materai yang isinya mengizinkan anak mereka sekolah tatap muka,” kata Yulian didampingi Wakasek Kesiswaan Dra Diana Ariani, usai upacara bendera.

Sementara itu, dr Hj Susy Prihatiningsih, dari Tim Satgas Covid-19 OKU yang juga Kepala Puskemas Kemalaraja, mengatakan, dari hasil pemantauan pihaknya di hari pertama PTM di SMA Negeri 5 OKU, warga sekolah ini sudah mematuhi prokes.

“Pantauan kami para guru dan siswa semuanya mematuhi prokes. Disediakan juga air dan sabun untuk cuci tangan. Semoga PTM ini berjalan lancar sampai seterusnya dan tidak ada siswa yang terpapar covid-19,” terangnya.

Dia juga mengingatkan siswa untuk tidak membuka masker di dalam kelas. Kemudian tidak saling meminjam alat tulis.

“Selesai belajar cucilah tangan dan langsung pulang. Pakaian sekolah sebaiknya juga langsung dicuci agar bisa dipakai sekolah lagi pada waktu jadwal selanjutnya,” tegas dr Susy. (djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.