by

Rampok Mobil Polisi, Bandit Pecah Kaca Ditembus Peluru

Beritatotal.com – Edi Susanto (26), warga Desa Banuayu, Kecamatan Lubuk Batang terus meringis menahan perih di pangkal paha kanannya karena luka tembak. Pria yang sehari-hari bertani ini digelandang Tim Buser Sat Reskrim Polres OKU pimpinan Aiptu Omi, untuk dijebloskan ke penjara Mapolres setempat, Kamis (30/3).
Namun guna kepentingan penyidikan dan pengembangan penyelidikan aparat Reskrim, Jumat sore (31/3), dia dibawa ke ruangan pemeriksaan dipapah dua anggota Reskrim. “Bermukim gratis” di Polres OKU bagi Edi adalah pengalaman petualangan barunya. Akibat aksi kejahatan jalanan yang dilakukannya bersama seorang temannya yang kini dinyatakan buron, berinisial Iw (40), warga Lebak Jaya Palembang.
Edi kini harus menanggung sendiri duet kriminalitasnya bersama Iw di hadapan aparat penegak hukum. Dia tak mengira apa yang telah dilakukannya sebagai bandit jalanan kali ini kesandung batunya.
Ya, diduga kuat pria ini pemain lama sebagai rampok spesialis pecah kaca mobil yang kerap beraksi di Baturaja. Hanya saja, pada aksi terakhirnya, Rabu 1 Februari 2017 lalu, pagi jelang siang pukul 10.20 WIB dia gagal total alias gatot.
Pasalnya, sempat membawa kabur uang tunai Rp 3 juta yang diambilnya dari dalam mobil korbannya usai menjalankan “keahlian” memecah kaca mobil korbannya. Belum sempat menikmati hasil bersama rekan seprofesinya, uang tersebut harus kembali lagi ke korbannya dengan perantara seorang tukang ojek.
Koq bisa ? Begini menurut penjelasan Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim AKP Harmianto SH MSi kepada Beritatotal.com. Ternyata korban aksi kedua perampok jurusan pecah kaca mobil ini adalah seorang anggota Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres OKU.
“Korban aksi pecah kaca tersangka yang kita tangkap adalah anggota kita dinas di unit Propam Polres OKU. Waktu kejadian pelaku sempat berhasil membawa kabur uang korban tapi ketahuan korban dan dikejar. Pelaku lolos tapi hasil kejahatannya terjatuh yang kemudian diamankan tukang ojek dan diserahkan kembali kepada korban,” beber Kapolres.
Diterangkan lagi, korban yang juga anak buahnya tersebut melapor ke Polres OKU. Atas laporan tersebut pihaknya melalui Sat Reskrim melakukan penyelidikan. Beberapa saksi dimintai keterangan termasuk korban. Diketahui, aksi dua pelaku menurut keterangan saksi korban begini.
Saat kejadian korban baru keluar dari sebuah bank dan hendak mampir ke rumah temannya di seputaran Rumah Sakit Antonio. Setelah parkir, kata Kapolres, tanpa curiga korban meninggalkan mobilnya. Tapi dia sempat melihat pelaku dekat mobilnya pura-pura membenarkan tali sepatu.
“Selanjutnya terdengar korban suara pecahan kaca mobil yg dikendarainya serta orang berteriak maling, selanjutnya korban mengejar kedua pelaku yang melarikan diri ke arah rel kereta api dekat TKP. Saat pelaku melarikan diri pelaku juga membuang tas berisikan uang sebesar Rp.3.000.000 di jalan umum dekat counter HP,” demikian Kapolres menerangkan.
Kemudian, sambungnya lagi, korban kehilangan jejak dekat PT Semen Baturaja. Namun tas miliknya yang dibuang pelaku ternyata diamankan dan diserahkan tukang ojek bernama Muklis kepada korban. Berdasarkan laporan korban, pihaknya langsug melakukan penyelidikan hingga diketahui pelakunya Edi dan rekannya Iw tadi.
Namun Edi apes karena tertangkap lebih dulu dalam sebuah penggerebekan dramatis sedangkan rekannya buron. “Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan intensif guna mengembangkan kasus kejahatannya,” pungkas AKBP NK Widayana Sulandari. (diJee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.