by

Raih Adiwiyata 2021, SD Negeri 49 OKU Seperti Taman Indah Tengah Kota, Toiletnya Mirip di Mal dan Hotel Berbintang

Beritatotal.com – Sebuah sekolah di Kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bisa menjadi inspirasi sekolah-sekolah lain.

Terutama dalam membuat nyaman kegiatan belajar mengajar guru dan siswa. Sebab, meski berada di tengah perkampungan padat penduduk dan berdiri di lahan yang sempit,  sekolah ini bisa menciptakan lingkungan yang asri, sejuk, segar serta ramah lingkungan tanpa mengeluarkan biaya yang besar.

Menariknya, orang tua atau wali murid secara sukarela kompak bergotong royong membantu pihak sekolah, alhasil sekolah ini pun mendapat penghargaan dari pemerintah Kabupaten OKU sebagai sekolah peraih Adiwiyata tahun 2021.

Sekolah dimaksud adalah  Sekolah Dasar (SD) Negeri 49 OKU. Untuk menuju ke SD itu memasuki lorong yang kecil berlokasi di Jl Letnan Tukiran, Kelurahan Talang Jawa Kecamatan baturaja Barat.

Siapa sangka didalamnya ada SD negeri yang di sekelilingnya padat perkampungan penduduk. SD Negeri 49 OKU ini juga bertetangga dengan tiga sekolah SD negeri lainnya. Tapi yang membuat beda SD Negeri 49 OKU ini, suasana asri, sejuk, segar dan ramah lingkungan sangat terasa mulai dari masuk pintu gerbang hingga ruang kelas.

Bila sudah masuk ke dalam sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah Suwandi ini, membuat warga sekolah dan para pengunjung atau tamu betah berlam-lama di dalamnya. Berbagai tanaman hias dan tumbuhan rindang sangat menyejukkan. Membuat sekolah ini seperti taman indah di tengah kota yang gersang.

Lahan yang sempit tidak membatasi para guru mengajak siswanya untuk berkreasi dan berinovasi memanfaatkan limbah atau sampah serta tumbuhan dan sisa makanan untuk dijadikan sesuatu yang bemanfaat bahkan bernilai ekonomis.

Seperti menanam tumbuh-tumbuhan untuk peghijauan, membuat green house (pembibitan tanaman), apotek hidup, sampai membuat makanan untuk jajanan siswa dari tumbuhan yang ditanam di sekolah.Ada permen cincau, keripik cabe dan abon dari singkong  yang mereka namai Ulos.

Tidak itu saja, pengelolaan limbah atau sampah di sini sudah sangat profesional. Sampah organik dijadikan pupuk kompos dan yang non organik seperti kertas dan botol plastik dijadikan hiasan untuk mempercantik ruang kelas. Di sekolah ini juga dilarang membawa makanan dan minuman dalam kemasan plastik, lho.

Bila masuk ke dalam kelas, dinding dan atap kelas sangat memanjakan mata dan membuat murid nyaman belajar. Kelas dihiasi warna-warni menggunakan limbah kertas dan plastik bahkan sebagian dinding kelas dilukis.

“Semuanya dikerjakan secara sukarela oleh wali murid. Alhamdulillah wali murid sangat kompak untuk membuat suasana kelas bagi anak-anak mereka untuk nyaman belajaar,” kata Suwandi.

Degan kekompakan wali murid dan hanya menggunakan bahan-bahan bekas, alhasil, tampilan menawan gedung sekolah ini tidak perlu mengeluarkan biaya yang banyak.  Cukup menggunakan limbah yang bisa didaur ulang menjadi benda yang bermanfaat.

Kemudian untuk sampah organik pihak sekolah mengolah sendiri menjadi pupuk kompos cair dan kering. Selain digunakan sendiri untuk memupuk tanaman di seluruh lingkungan sekolah, kompos produksi SD Negeri 49 OKU sering juga dibeli masyarakat sekitar sekolah.

Nah, ada satu hal lagi yang sangat menarik kalau berbicara soal kebersihannya. Sekolah ini membuat biopori untuk menghidari genangan air, saluran airnya terlihat selalu kering dan rajin bersih dari lumut dan rumput liar.

Untuk sarana toilet sekolah cukup mengundang decak kagum. Guru, murid, wali murid atau pun tamu sekolah, bila masuk ke toiletnya akan merasa seperti masuk ke dalam toliet seperti yang disediakan di mal-mal atau pun hotel berbintang. Jauh dari kesan bau dan kotor serta tidak terawat seperti kebanyak toilet yang ada di sekolah-sekolah pada umumnya.

Bahkan, kondisi toilet sekolah bak toiet di mal dan hotel berbintang itu, mendapat acungan dua jempol pejabat di OKU yang penasaran ingin melihatnya langsung. Yakni Asisten II Setda OKU Kadarisman dan Plt Kadisdik OKU Alfarizi. Keduanya masuk toilet dan mencoba sarana di dalamnya, saat berkunjung ke SD Negeri 49 OKU, Kamis (24/2/2022).

“Mantap. Ini sangat luar biasa. Toiletnya bagus dan bersih. Kerenlah,” kata Kadarisman sambil mengacungkan dua jempolnya ketika keluar toilet.

Dengan suasana bersih, hijau, segar dan ramah lingkungan meski di kelilingi perumahan padat penduduk, SD  Negeri 49 OKU akhirnya diberi penghaargaan menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten OKU tahun 2021. Menyingkirkan  ratusan sekolah lainnya dari tingkat SD hingga SMA baik negeri maupun swasta.

Pemerintah setempat pun akan mengirim SD Negeri 49 OKU untuk mengikuti penilaian lomba Adiwiyata tingkat Propinsi Sumsel tahun 2023 mendatang.

“Apa yang kami saksikan sendiri di lingkungan SD Negeri 49 OKU ini perlu dicontoh sekolah lain. Saya tidak menyangka di dalam sini (tengah perkampungan padat, red) ada sekolah yang sejuk, rindang, nyaman, bersih. Peran orangtua dan wali muridnya juga sangat  luar biasa. Sekali lagi ini patut menjadi contoh sekolah lainnya,” pungkas Plt Kadisdik OKU Alfarizi. (djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.