by

Perawan 13 Tahun Terbujuk Rayuan PNS TNI Gadungan, Akhirnya Bablas

Beritatotal.com – Mengaku sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di instansi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Hubdam II Sriwijaya, seorang pria yang sudah memiliki isteri ketiban beruntung bisa “mencicipi” perawan bau kencur.

Dengan aksinya meyakini korban yang baru dikenalnya, Suhajat (22), warga Desa Gunung Meraksa, Simpang Kandis, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu, akhirnya berhasil mengajak, Rt (13), warga Desa Kotabaru, Kecamatan Lubay, Kabupaten Muaraenim, untuk bobok bareng di sebuah pondok kebun karet.

Gadis belia tersebut termakan bujuk rayu Suhajat, bukan saja dikarenakan pria tersebut mengaku PNS TNI Hubdam II Sriwijaya. Kepada dirinya, pelaku mengaku memiliki kebun karet seluas dua hektar.

Perawan bau kencur satu ini yang cuma tamatan sekolah dasar (SD), mau saja saat diajak tersangka untuk melihat kebun karet yang diakuinya tersebut. Di kebun karet milik orang lain yang diakui milik pelaku, korban kemudian diajak mampir ke pondok yang ada.

Merasa mendapat angin korban masuk jebakan betmannya, lagi-lagi otak mesum pelaku bereaksi untuk mengajak Rt bersetubuh. Upayanya berhasil dan korban termakan bujuk rayu pelaku. Akhirnya bablaslah perawan 13 tahun tadi di tangan PNS TNI gadungan.

Tak tanggung-tanggung, empat hari empat malam pelaku mengajak korban untuk berhubungan intim. Korban yang sudah terlanjur “cinta” kepada pelaku hanya bisa pasrah dan menuruti ajakannya untuk berbuat hal yang belum sepantasnya dia lakukan.

Perbuatan pelaku akhirnya terkuak setelah kemudian korban melaporkan pencabulan yang dialaminya ke Polsek Lubuk Batang. Berdasarkan laporan korban, Unit Reskrim dipimpin Bripka Andi Apriadi melakukan penyelidikan.

“Tersangka kami tangkap saat melintas di kebun jalan cor beton Desa Kurup. Dari tangannnya kita sita sehelai kemeja putih seragam sebuah instansi sipil TNI yang digunakan dia untuk membujuk rayu korban,” kata Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Lubuk Batang AKP Samsu Rizal, Rabu (14/6).

Selain itu kata AKP Samsu Rizal, sudah diamankan pula pakaian korban yang dikenakan saat kejadian. Pelaku dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak No 35 Tahun 2014 Pasal 81 dan 83 dengan ancaman 15 tahun penjara. (diJee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.