by

Pasangan Muda Tercyduk ‘Belah Duren’ Diselingi Pesta Duren Beneran di Kamar Hotel

Sta (24) dan Abs (25), pasangan muda tanpa ikatan pernikahan asal Desa Ulu Danau tercyduk di hotel, Sabtu malam (18/1)

Beritatotal.com – Kota Baturaja kini sedang dibanjiri buah durian alias duren. Buah dengan kulit berduri dan harum baunya tersebut bisa didapati dijual di pinggir-pinggir jalan. Apalagi di kawasan pasar tradisional disini.

Boleh juga buah dengan daging lunak berbiji tersebut dijadikan bahan buruan akhir pekan bersama pacar, keluarga, maupun teman-teman kantor.

Bisa untuk makan ditempat atau pun dibawa ke rumah dan lokasi santai yang diinginkan.

Tapi, bagi pasangan muda asal Kabupaten OKU Selatan satu ini, menikmati buah duren beneran paling asyik sambil ‘belah duren’ di kamar hotel.

Ya. Ini benar-benar terjadi di Hotel Tiang Besar, Jl DR Sutomo, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur.

Seorang pria yang baru tamat kuliah mengajak pacarnya yang tinggal satu kampung, asal Desa Ulu Danau, Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten OKU Selatan.

Mereka terjaring razia kos-kosan, penginapan dan hotel, yang dilaksanakan tim gabungan anggota Polres OKU bersama Kodim 0403 OKU, Sabtu malam (18/1), pukul 23.30 WIB.

Awalnya petugas cukup kesulitan menyuruh penghuni salah satu kamar yang ditenggarai ada orang di dalamnya.

Setelah berulang kali diketuk seraya dipanggil-panggil dengan suara keras, pria diketahui berinsial Abs (25) dengan kondisi setengah bugil membuka pintu juga.

Semerbak harum duren keluar dari kamar ini. Sementara terlihat perempuan berkulit putih mulus berupaya menyembunyikan tubuhnya di sudut dinding berpura-pura main handphone.

Kulit duren dan biji-bijiannya tampak tergeletak di lantai kamar. Masih ada satu buah lagi yang belum dibuka. Baunya begitu menyengat.

Perempuan muda berkulit mulus itu pun diminta bangun merapikan pakaiannya. Petugas kemudian meminta identitas keduanya. Ternyata mereka dari satu desa yang sama seperti disebut di atas. Yang perempuannya berinisial Sta (24).

“Kalian suami isteri,” kata petugas.

“Pacaran Pak,” jawab prianya yang masih juga dalam kondisi setengah bugil.

Diduga pasangan muda ini selain menikmati pesta duren beneran juga sedang ‘belah duren’ di springbed kamar yang mereka sewa.

Ini terlihat dari kondisi sprei dan slimut yang sudah berantakan. Ditambah lagi pakaian setengah bugil dan lama membuka pintu kamar.

Pasangan Abs dan Sta mengaku datang ke Kota Baturaja untuk kondangan.

“Nak kondangan besok Pak,” kata Abs lagi.

Abs dan Stn yang satu dusun tersebut benar-benar memanfaatkan pepatah ‘Sekali Mendayung Dua Tiga Pulau Terlampaui’.

Mereka berencana menghadiri acara kondangan esok harinya, malamnya menginap dulu di hotel sambil menikmati pesta duren, kemudian main ‘dayung-dayungan’ di atas spreangbed dengan aroma duren menyengat.

Hanya saja rencana mereka jadi tidak berjalan mulus. Setelah diminta mengenakan pakaian rapi, keduanya disuruh keluar kamar untuk diberi pembinaan.

Sebelumnya, tiga pasangan tanpa bisa memperlihatkan bukti pernikahan yang sah kelabakan saat kamar mereka dirazia.

Razia tersebut dilaksanakan aparat gabungan Polres OKU dan Kodim 0403 OKU di sejumlah penginapan dan hotel melati di Kota Baturaja, Sabtu malam (18/1), pukul 23.30 WIB

Ketiga pasangan yang terjaring razia semuanya sedang menyewa kamar di Hotel Tiang Besar, Jl DR Sutomo, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur.

Masing-masing pasangan Shn (45), warga Desa Karya Mukti, Unit 12, Kecamatan Sinar Peninjauan beserta teman perempuannya Smh (44), warga Blok B Uni 14, Desa Sri Mulya, Kecamatan Sinar Peninjauan.

Lalu pasangan muda asal Kabupaten OKU Selatan yakni Abs (25), tinggal di Desa Ulu Danau, Kecamatan Sindang Danau, bersama teman wanita satu kampungnya berinisial Sta (24).

Terakhir pasangan Aip (27), tercatat sebagai warga Perumahan Sako Kenten, Palembang, yang ngamar bersama perempuan berinisial Ss (27), warga Talang Bulang PALI. (djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.