by

P3m3rk0s4 Mahasiswi Baturaja Kekasih Tentara Bule Tewas Ditembak dalam Penggerebekan, Pelaku Merupakan Perampok Sadis Lintas Provinsi

Beritatotal.com – Pelaku perampokan disertai pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi berinisial DD (22), di Kota Baturaja beberapa waktu lalu akhirnya berhasil diungkap.

Korban yang merupakan kekasih (pacar) seorang tentara Bule (salah satu negara di Eropa), mengalami kejahatan sadis tersebut di rumah kontrakannya di kawasan Pancur, Kecamatan Baturaja Timur.

Waktu kejadian, bukan hanya dirampok harta bendanya, mahasiswi semester akhir ini juga dirudapaksa pelaku sebanyak dua kali. Ibu korban yang ada di di dalam kamar tak berdaya anaknya dirudapaksa karena saking takutnya melihat pelaku membawa senpi.

Ternyata pelakunya merupakan bandit sadis yang setiap beraksi membawa senjata api rakitan.  Tersangka diketahui bernama Sangkut (28), warga Peninjauan, Kabupaten OKU.

Sangkut telah ditangkap tapi bandit ini tewas dalam penggerebekan Jumat dinihari (25/2). Polisi dari Sat Reskrim Polres OKU terpaksa mengambil tindakan tegas karena resikonya berbahaya mengancam keselamatan petugas. Pasalnya, ketik disergap pelaku langsung mengeluarkan senpi hendak menembak petugas.

“Saat akan kita tangkap pelaku langsung mencabut senjata api rakitan jenis pistol miliknya dari balik bajunya. Tak ingin anggota terluka, petugas langsung menembaknya,” kata Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo, didampingi Kasi Humas AKP Mardi Nursal, Kasatreskrim AKP Hillal Himawan dan Kapolsek Baturaja Timur AKP Hamid, di halaman Mapolres OKU, Jumat (25/02) siang

Jasad pelaku kemudian di bawa ke kamar jenazah RSUD Ibnu Sutowo dan kemudian diambil pihak keluarga.

Diketahui, Sangkut merupakan resedivis kasus pencurian disertai kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di banyak tempat. Bahkan pelaku sering beraksi lintas kabupate dan lintas provinsi. Diantaranya merampok di Kabupaten OKU Timur dan Kabupaten Way Kanan, Provinsi Bandar Lampung.

Berdasarkan catatan kepolisian, saat beraksi Sangkut tidak sendirian tapi ada dua rekannya yang lain. Komplotan Sangkut yakni Endika Rafli alias Andi Gerandong (42) dan Ls (28), keduanya warga Baturaja.

Nah, kawanan bandit ini di Kabupate OKU saja sudah 11 kali melakukan aksi curas serta curanmor. Tapi, ketika merampok dan memerkosa korbannya seorang mahasiswi, Sangkut beraksi sendirian.

“Ada sebelas kasus rinciannya 9 kasus di laporkan ke Polres OKU dan 2 kasus dilaporkan ke Polsek Baturaja Timur,” ungkap Kapolres.

Dibeberkan Kapolres, ketiga pelaku sendiri beraksi bersama-sama sejak Oktober 2021 hingga Februari 2022.

“Mereka bertiga punya peran berbeda. Tersangka Sangkut dan Ls bertugas sebagai eksekutor. Sementara Andi Gerandong melakukan pengintaian di sekitar lokasi kejadian, serta menentukan target,” Kapolres.

Aksi terakhir yang dilakukan tersangka Sangkut adalah merampok dan memperkosa mahasiswi di Baturaja belum lama ini.

“Untuk aksi terakhir itu, pelaku Sangkut beraksi sendiri. Sementara rekannya Andi Gerandong hanya bertugas menjual barang-barang yang dicurinya dari rumah DD seperti laptop dan handphone,” imbuh AKBP Danu.

Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan warga yang curiga melihat Andi Gerandong banyak menjual barang elektronik di salah satu counter HP di kawasan Pasar Baru Baturaja.

Setelah dicross cek oleh anggota, ternyata handphone dan laptop yang dijual pelaku ke counter tersebut adalah milik korban DD.

“Setelah yakin anggota langsung memburu tersangka yang sudah kabur ke Lampung. Hasilnya, Kamis (24/02) malam pelaku berhasil ditangkap,” imbuh dia.

Selanjutnya setelah diintrogasi pelaku Andi mengaku mendapatkan barang hasil curian itu dari temannya bernama Sangkut.

“Namun saat diminta menunjukan tempat persembunyian Sangkut, pelaku mencoba kabur sehingga betis dan kaki kanannya kita tembak,” tegas Kapolres.

Kemudian setelah berhasil mengetahui tempat persembunyian tersangka Sangkut di Desa Mentur, Kabupaten Muara Enim, anggota Reskrim Polres OKU langsung memburu pelaku.

“Saat kita grebek, tiba-tiba pelaku Sangkut langsung mencabut pistol yang ada di balik bajunya. Tak ingin anggota terluka, tersangka terpaksa ditembak hingga meninggal dunia,” Kapolres. (djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.