by

OKU SELATAN SUKSES GEBER SRIWIJAYA RANAU GRAN FONDO KEEMPAT KALINYA TAHUN 2022, MASUK AGENDA KALENDER PARIWISATA NASIONAL

EVEN bergengsi tahunan menggabungkan olahraga dan wisata dengan nama Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) sukses digelar di Kabupaten OKU Selatan untuk yang keempat kalinya.

Berpusat di Objek Wisata Danau Ranau Banding Agung, SRGF ke-4 ini digeber pada Sabtu, 12 November 2022, diikuti lebih dari 3000 biker yang datang dari berbagai wilayah. Para biker  bukan saja dari wilayah Sumsel dan peserta dari 28 provinsi lainnya di tanah air ini. Tapi juga ada yang datang dari luar negeri seperti Ukraina, Usbekistan dan beberapa negara lainnya.

Tidak hanya menyedot animo besar dari peserta yang mencapai ribuan untuk turun mengayuh sepeda. Dari pejabat pemerintahan, anggota TNI, Polri, club sepeda, Tetapi animo masyarakat yang untuk menyaksikan event tersebut juga sangat tinggi.

Kesuksesan SRGF ke-4 di Danau Ranau mebuat orang nomor satu di OKU Selatan, Bupati Popo Ali, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Bupati Popo Ali pun berterima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta mensukseskannya. Termasuk masyarakat yang telah sangat baik menerima para tamu yang datang ke Kabupaten OKU Selatan.

“Kegiatan ini tentu sangat berdampak baik terhadap perekonomian masyarakat. Hal ini terbukti dengan banyaknya pertumbuhan usaha masyarakat baik dalam bentuk penginapan ataupun homestay hingga UMKM-UMKM,” demikian ungkap Bupati Popo Ali.

Gubernur Sumsel Herman Deru yang membuka even tersebut mengatakan, sejak awal digelar pada 2019 lalu antusias begitu besar menyambut kegiatan ini.

“Terlihat dari sambutan yang luar biasa dari masyarakat juga dari peserta, dari awal 500 peserta jadi seribu, 2021 di atas 2000, dan tahun ini di atas 3000 peserta,” ungkap Gubernur sebelum melepas keberangkatan peserta.

Menurut Gubernur Herman Deru, OKU Selatan memiliki banyak keanekaragaman baik dalam kerajian, kesenian, budaya hingga kuliner. Dan even besar seperti ini dapat membantu mempromosikan berbagi potensi yang ada serta dapat memantik geliat ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga kearifan lokal

Gubernur berharap, dengan adanya kegiatan berkesinambungan seperti ini jadi sebuah tekad untuk meningkatkan destinasi wisata yang telah dikemas dengan baik. Gubernur jug mengajak masyarakat untuk bersama menjaga alam Danau Ranau dengan segala potensinya yang besar ini.

Atas suksesnya kegiatan ini, Gubernur Herman Deru juga mengapresiasi berbagai pihak baik masyarakat, pemerintah, serta pihak keamanan.

“Ini event keempat kalinya, dan Alhamdulillah ini sudah menjadi agenda dalam kalender pariwisata nasional,” katanya.

“Ini menunjukan jika sebenarnya OKU Selatan, juga mampu untuk melaksanakan event-event besar. Atas keberhasilan ini kita ucapkan Alhamdulliah,” pungkasnya.

Apresiasi peserta yang ikut memeriahkan SRGF 2022 pun beragam dan semuanya menilai positif serta senang menjadi bagian dari kegiatan berskala internasional tersebut.

Seperti yang disampaikan atlet sepeda Platnas Indonesia Jamaludin Novardianto yang sudah dua tahun berturut ini selalu turun di event SRGF.

“Ini adalah event sepeda sangat bagus, saya sangat mengapresiasi. Saya melihat dari suasana alam yang nyaman, lintasan, antusias penonton semuanya sangat baik,” ujar goweser asal Jawa Timur tersebut.

Atlet yang pada tahun 2021 lalu menyumbangkan mendali perak untuk Indonesia di ajang Sea Games tersebut juga mengatakan, sejak pertama mengikuti event ini langsung meninggalkan kesan special. Sehingga akan selalu menanti event SRGF ini di tahun-tahun selanjutnya.

“Tahun lalu (2021) saya mendapat mendapat juara 2, alhamdulilah senang tahun ini dapat juara 1 dan mendapat hadiah mobil. Sukses selalu untuk Sumsel dengan SRGFnya,” ungkapnya.

Rindi Fitriana peserta lainny asal Lampung, yang pada SRGF 2022 ini mendapat juara pertama kelas TNY Wheel wanita juga mengungkapkan sama. Dia mengaku selalu senang mengikuti event SRGF.

“Sudah dua tahun ini saya ikut SRGF. Setiap tahun event ini meningkat semakin baik penyelenggaranya. Senang sekali,” jelasnya.

Di ajang SRGF dia mengaku jika bejalan di lintasan pinggir Danau, ciptakan kesan tersendiri. Meskipun ada beberapa lintasan dianggap sulit, tetapi dia mengaku sejauh ini, tidak menjadi kedala untuk goweser.

“Tadi hanya ada kendala di sepedanya saya sendiri. Rantai lepas, tetapi karena sudah dapat jarak jauh dengan peserta dibelakang, bersyukur bisa menang lagi tahun ini. Kalau tidak ada halangan, tahun depan pasti saya akan ikut turun lagi di SRGF ini,” timpalnya. (bud/adv)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.