by

Mega Proyek Waduk Tiga Dihaji OKU Selatan Dikeluhkan Warga, Ditenggarai Rusak Akses Jalan Desa

Beritatotal.com – Pembebasan lahan di mega proyek Waduk Tiga Dihaji Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan terkesan lamban dan belum sepenuhnya rampung atau. Termasuk juga pembebasan untuk lahan jalan utama menuju proyek waduk tersebut.

Belum adanya akses yang memadai tentunya dapat memperlambat peroses pengerjaan  megaproyek dari kementerian pusat tersebut.

Balai Besar Sungai Sumatera VIII,  dalam halnya yang langsung mengawasi proyek tersebut sepertinya masih lamban dalam menangani hal – hal teknis dilapangan.

Seperti akses jalan, hingga saat akses menuju ke waduk tersebut masih pinjam pakai dengan kabupaten atau jalan masyarakat kecamatan setempat.

“Iya sekarang masih memakai akses jalan desa di kecamatan kami. Kondisinya kini mulai rusak. Padahal baru dibangun jalannya,” ungkap Hendri (50) salah seorang warga Kecamatan Tiga Dihaji, Rabu (30/11)

Ia pun meminta pihak – pihak terkait untuk segera memindahkan akses jalan tersebut ke tempat lain.

“Sebenarnya dari dulu sudah ada wacana mau pindah jalan ini. Tapi, sampai sekarang tidak kunjung selesai. Entah,   kapan terrealisasinya pemindahan jalan ini?”, katanya.

Saat ini, kata dia, kendaraan tonase besar masih terus melintasi jalan di desa mereka.

“Kendaraan proyek kan terus melintasi jalan ini. Ini yang sudah diperbaik sudah mulai rusak lagi,” katanya.

Sementara itu, Albert Midian Panjaitan Kepala pembebasan lahan proyek Waduk Tiga Dihaji membenarkan belum rampungnya pembebasan lahan jalan untuk proyek waduk tersebut.

“Yah, saat ini masih proses jalan. Ada dua kelompok yang masih proses yakni Borrow dan Quarry,” ungkap Albert .

Untuk akses jalan,  kata dia, merupakan kelompok quarry, yang saat ini masih akan memasuki  tahap musyawarah.

“Untuk Quarry masuk tahap musyawarah. Sedangkan kelompok Borrow sudah pengajuan dari BBWS ke LMAN,” katanya.

Dia menjelaskan, jika untuk proses pembebasan lahan untuk jalan utama mencakup 104 bidang akan melewati 5 desa di Kecamatan Tiga Dihaji.

Diantaranya 15 bidang di Desa Sukabumi, 22 bidang di Desa Kota Agung, 19 Bidang Desa Sukarena, 38 Bidang Desa Surabaya,  dan 10 bidang Desa Peninggiran.

“Sejauh ini kalau untuk dilapangan tidak ada kendala yang memadai. Karena hampir semua rata-rata lahan yang akan dibebaskan sebagian besar lahan perkebunan,” terangnya. (bud)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.