by

Mayat Perantauan Asal Lampung Ditemukan di Pondok Petani

TKP penemuan mayat perantauan asal Lampung di Desa Lontar Kabupaten OKU, Jumat (24/4)

Beritatotal.com – Malam kedua Pusa Ramadhan 1441 H warga Desa Lontar, Kecamatan Muarajaya, Kabupaten OKU digegerkan dengaan penemuan sesosok  mayat sudah menebarkan bau tak sedap, Jumat (24/4).

Mayat tersebut diketahui bernama Marno, yang ditemukan di pondok petani milik Sukanda (45). Penemuan mayat tersebut terjadi pukul 19. 30 WIB berjarak 1 KM dari perkampungan warga di desa setempat.

Pertama kali yang menemukan mayat itu adalah Defri (35), warga setempat dengan tiga rekannya, Suwandi (43), Mahmud (53), dan Chandra (48).

Defri Cs sengaja mencari korban sejak sore karena sudah beberapa hari ini tidak terlihat oleh mereka. Pencarian menemukan titik terang ketika sampai di pondok tempat kejadian perkara (TKP) keempatnya mencium bau tak sedap menyengat hidung.

“Kemudian saksi Suwandi mendekati pondok tersebut dan terlihat korban sudah terlentang tanpa busana yang telah dikerubungi lalat dan tercium bau sangat busuk,” jelas Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH, melalui Kasubbbag Humas AKP Mardi Nursal, Sabtu (25/4).

Kemudian empat saksi ini pulang ke dusunnya dan langsung melapor kepada Kepala Desa (Kades) Lontar, Amran.

Menerima laporan tersebut Kades Lontar langsung menyampaikannya ke aparat Polsek Pengandonan. Kapolek AKP  Mardin bersama Kanit Reskrim  beserta anggota piket dan pihak medis UPTD Puskesmas Muara Jaya langsung meluncur ke TKP.

Setelah dilakukan identfikasi seperlunya pada pukul 23.00 WIB mayat korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Ibnu Sutowo guna dilakukan visum luar. Dari pemeriksaan mayat tidak didapati tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Menurut Kades Lontar, Amran, korban bukan warga asli di desanya. Dia merupakan pendatang dari Lampung dan sudah lima tahun menetap di Desa Lontar.

“Dari keterangan Kades Lontar korban bekerja menjaga kebun milik Syarifudin yang tinggal di Baturaja,” pungkas AKP Mardi. (djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.