by

Kompol Edy Rahmat : Uang Jual Motor Jamaah Masjid Dipakai Beli Narkoba dan Judi Online

Waka Polres OKU Kompol Edy Rahmat Mulyana menginterogasi tersangka sindikat curanmor lintas provinsi dengan target motor jamaah masjid di Kota Baturaja, Minggu (04-10-2020)

Beritatotal.com – Waka Polres OKU Kompol Edy Rahmat Mulyana didampingi Kasat Reskrim AKP Priyatno dan Kapolsek Baturaja Timur AKP Sulis Pujiono, menyebut enam tersangka curanmor yang digulung pihaknya adalah sindikat lintas provinsi.

Kawanan bandit tersebut beraksi “memetik” motor jamaah masjid atau mushola di Kota Baturaja dalam waktu yang cepat dan langsung di bawa ke Lampung.

“Enam tersangka yang kita tangkap punya peran berbeda-beda dalam setiap beraksi. Mereka ini beraksi sangat cepat di bawah satu menit menggunakan kunci letter T,” jelas Waka Polres Kompol Edy Rahmat Mulyana saat memberikan keterangan dalam press release di Polsek Baturaja Timur, Minggu (04-10-2020).

Begitu target motor mereka curi sudah didapat saat jamaah masih melaksanakan sholat berjamaah, menurut Kompol Edy, mereka langsung membawanya ke Lampung dan disana sudah ada yang menampungnya.

“Masing-masing tersangka punya peran berbeda-beda. Ada yang bertugas mengawasi, ada yang mengambil motor korban dan ada yang menjualnya di Lampung. Tapi otak dari komplotan ini adalah tersangka Jek,” terangnya.

Dari hasil penyelidikan pihaknya, motor-motor yang mereka curi dijual kisaran Rp 1 juta hingga Rp 4 juta. Hasilnya kemudian dipergunakan para tersangka untuk membeli narkoba, main judi online dan foya-foya.

“Perlu diketahui keenam tersangka adalah residivis berbagai kasus. Adak arena kasus narkoba dan ada kasus pidana umum. Salah satu tersangka juga ada yang pernah daftar masuk polisi tapi tidak lulus,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, aparat Polsek Baturaja Timur dan Tim Singa Ogan Satrekrim Polres OKU berhasil membongkar sindikat curanmor yang beberapa minggu ini meresahkan jamaah masjid.

Enam pelaku ditangkap di tempat berbeda masing-masing Junri Zakaria, Wandra,m Randi Arnando, Nico Fajar, Supriyadi, dan Andi Supriyadi.

Keenamnya merupakan warga Provinsi Lampung. Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur kepada mereka karena berusaha melawan saat akan diringkus.

Dari para tersangka diamankan BB berupa motor hasil kejahatan, senpi rakitan, kunci leter T, dan BB lainnya.

Saat ini aparat gabungan Polsek Baturaja Timur dan Tim Singa Ogan Sat Reskrim Polres OKU masih melakukan pengembangan di lapangan.

Soalnya, dari catatatn kepolisian sudah ada 11 laporan polisi (LP) dari aksi keenam tersangka. Tidak tertutup kemungkinan masih banyak TKP lainnya. (djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.