by

Komplotan Perampok Bersenjata Api Membegal Sopir Truk, 1 Pelaku Diduga Pelajar SMA

Tersangka AP (25) bersama barang bukti hasil rampokan diamankan di Polsek Pengandonan

Beritatotal.com – Komplotan perampok menggunakan senjata api (senpi) beraksi di Jalan Lintas Sumatera Desa Gunung Meraksa Kecamatan Pengandonan.

Seorang sopir truk membawa minyak pelumas alias oli jadi korban kekerasan kawanan bandit berjumlah tiga orang tersebut yang mencegat dia dan rekannya dalam perjalanan.

Bahkan korban bernama Samsudin (48) tersebut sempat dipukul kepala bagian keningnya menggunakan gagang senpi oleh salah satu perampok.

Akibatnya kening korban yang tinggal di Kp Nawit RT 05/02 Desa Kerta Rahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Jawa Barat mengalami pembengkakan.

Merasa keselamatan nyawanya terancam dibawah todongan senpi perampok, akhirnya korban tak berdaya saat begal itu menggasak sebuah handphone miliknya serta  uang tunai Rp 970 ribu.

Peristiwa perampokan menggunakan senpi tersebut sebenarnya terjadi pada Minggu 31 Mei 2020 sekitar pukul 16.45 WIB. Namun baru dilaporkan korban ke Polsek Pengandonan pada Selasa 2 Juni 2020.

Dikarena usai kejadian korban harus buru-buru mengantarkan barang dalam truknya berupa oli ke Tanjung Enim.

Menerima laporan korban, Kapolsek Pengandonan AKP Mardin langsung memerintahkan anggota reskrim dibantu anggota intelkam dipimpin Waka Polsek Iptu Gaguk Suhaimi dan Kanit Reskrim Ipda Fachrizal Efendi melakukan penyelidikan.

“Begitu korban melapor ke Polsek anggota reskrim dibantu intel langsung saya perintahkan melakukan penyelidikan. Alhamdulillah salah satu pelaku bisa kita tangkap siang harinya,” kata Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH melalui Kapolsek Pengandonan AKP Mardin, Rabu (3/6).

Lebih lanjut AKP Mardin mengungkapkan, pelaku yang berhasil dibekuk Tim URC Polsek Pengandonan yakni AP (25), warga Desa Gunung Meraksa. Dari tangan pelaku pihaknya menyita barang bukti HP merek Samsung J7 Pro milik korban.

Sementara dua pelaku lainnya kata Kapolsek masih dalam pengejaran pihaknya. Masing-masing Ys (18) dan Her (17) keduanya warga Desa Gunung Meraksa. Pelaku Her bahkan masih berstatus pelajar salah satu Sekolah Menengan Atas (SMA).

Tersangka Ade Putra diringkus saat akan melintas dari Desa Ulak Pandan menuju ke Desa Gunung Meraksa.

“Tersangka dibekuk tanpa mengadakan perlawanan dan kini sudah diamankan di sel Polsek Pengandonan untuk menjalani pemeriksaan intensif,” kata AKP Mardin.

Modus kawanan pelaku yakni mengejar truk fuso Nopol B 9021 TMY yang dikemudikan korban bersama seorang temannya.

Pelaku menggunakan sepeda motor memepet truk korban dan dipaksa berhenti di jalan sepi Desa Gunung Meraksa. Lalu pelaku memarkir motornya di belakang truk korban kemudian langsung menodong korban menggunakan senpi.

“Pelaku sempat memukul  korban dengan gagang senpi mengenai kening kiri korban sehingga kening korban mengalami bengkak,” katanya. (djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.