by

Kapolda Sumsel Instruksikan Jemput Bocah Penderita Kanker Gigi di Tanjung Raja,  Kapolres AKBP Imam Tarmudi Langsung Yang Menggendong

Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi menggendong Elza (4) untuk dibawa ke RS Bhayangkara di Palembang

Beritatotal.com – Pasangan suami istri, Zuhdi (49) dan Junita (40), petani asal Dusun II, RT 03, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Provinsi Sumsel, terkejut kediaman mereka didatangi banya polisi.

Polisi yang datang dari Polres OI dipimpin langsung Kapolres AKBP Imam Tarmudi, dengan misi kemanusiaan menjalankan perintah Kapolda Sumsel Irje Eko Indra Heri, Selasa (22/12/2020).

“Awalnya saya kaget banyak polisi datang ke rumah, mereka kasih tahu, kalau anak saya dibantu pengobatan oleh Bapak Kapolda. Saya mengucapkan terimakasih  atas bantuannya kepada anak saya,” kata Zuhdi.

Kapolres OI datang bersama rombongan petugas RS Bhayangkara untuk menjemput putra pasutri yang hanya bekerja sebagai buruh tani tersebut.

Sudah sembilan bulan ini putra mereka, Elza Putra Sanjaya, terbaring di rumah karena pembengkakan di pipi berawal dari sakit gigi.

Elza lalu dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan intensif. Nantinya semua biaya pengobatan bocah tersebut ditanggung oleh Kapolda Sumsel Irjen Eko.

Pemandangan sangat menyentuh hati terlihat ketika Elza akan dibawa ke RS Bhayangkara di Palembang.

Tubuh kecil dibalut pakaian tidur warna merah tersebut digendong langsung AKBP Imam menuju mobil. Bocah itu pun terlihat tenang dalam gendongan sang perwira melati dua di pundak itu.

Elza bersama kedua orangtuanya sampai di RS Bhayangkara sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung mendapat tindakan medis. Diduga pembengkakan pada pipi sebelah kirinya tersebut gejala kanker gigi.

“Tadi kita diperintahkan Bapak Kapolda untuk mengecek dan menjemput korban  langsung pasien di kediamannya. Saat ini pasien sudah dalam penanganan pihak RS Bhayangkara Palembang ,” jelas Kepala Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, AKBP Wahono Edhi.

Sementara itu, ayah Elza, Zuhdi, menjelaskan, sebelum terkapar menderita sakit anaknya sosok sosok yang periang.

Elza kata dia baru berusia empat tahun. Pertama kali mengeluh sakit gigi pada awal April 2020 lalu. Dia sempat membawa anaknya ke dokter spesialis gigi. Namun setelah hari raya Idul Fitri atau lebaran pipinya bengkak dan membesar.

“Awalnya itu ada benjolan sedikit di pipi seperti sakit gigi tidak membesar. Sakitnya sudah 9 bulanan tapi terusmembesa sejak 3 bulan ini,” kata ibunya Junita.

Zuhdi dan Junita berulangkali berterima kasih atas uluran tangan Kapolda Sumsel yang ikhlas membantu pengobatan anaknya di RS Bhayangkara.

“Bapak Kapolda terimakasih atas bantuannya,” Junita memungkasi. (fik)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.