by

Inovasi Lurah Rawa Bangun Ini Patut Ditiru, Tingkatkan Partisipasi Pemilihan Ketua RT/RW dari 50 % Melejit 80 %, Ini Caranya

Yofan Riansah S.IP / Lurah Rawa  Bangun

Beritatotal.com – Pandemi covid-19 belum juga berakhir. Tentu saja bila menggelar aneka kegiatan mengumpulkan massa cukup beresiko tertular virus ini.
Tak terkecuali pemilihan Ketua Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di kelurahan atau desa. Ujung tombak pemerintahan tersebut biasanya kerap dipilih melalui pemungutan suara yang melibatkan perkumpulan warga di daerahnya.
Karena saat ini Kota Pangkalpinang masih dilanda pandemi corona, tentu menggelar pemungutan suara pemilihan Ketua RT/RW secara langsung seperti biasanya beresiko juga.
Tapi, Lurah Rawa Bangun Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang, Yofan Riansah S.IP, punya cara tersendiri. Inovasinya menggelar pemilihan Ketua RT/RW di wilayah kelurahannya patut dicontoh.
Yofan berinisiatif membentuk TIM 7 yang terdiri dari gabungan Aparatur Sipil Negera (ASN) dan LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat), untuk menentukan mekanisme apa yang digunakan.
Sebab ada 2 pilihan mekanisme yang akan dipakai. Yaitu pemilihan melalui TPS (Tempat Pemungutan Suara) seperti selama ini banyak dilakukan. Satu lagi dengan cara door to door atau panitia mendatangi warga dari rumah ke rumah.
Yang dipikirkan salah satunya bagaimana turut membantu pemerintah menekan penyebaran virus corona bahkan memutus mata rantai penularanya dalam pemilihan Ketua RT/RW ini.
Maka disepakatilah pemilian Ketua RT/RW di Kelurahan Rawa Bangun dengan cara door to door.
“Terima kasih kepada seluruh warga dan pihak terkait yang telah membantu sehingga pemilihan Ketua RT/RW ini bisa berjalan dengan lancar,” kata Yopan.
Untuk Kelurahan Rawa Bangun terdiri dari 3 RW dan 9 RT. Yang mana jumlahnya sekitar 700 Kepala Keluarga (KK), dan setiap KK hanya dijatahi 1 (satu) suara.
“Satu KK satu suara. Jumlah KK di Kelurahan Rawa Bangun ini ada 700 KK,” imbuhnya.
Menariknya, Lurah Rawa Bangun ini membuat suatu inovasi agar warganya antusias dalam memilih Ketua RT/RW mereka.
Yaitu dengan membuat debat terbuka yang dilaksanakan pada tanggal 5 November 2020 lalu sebelum pemilihan Ketua RT/RW dilaksanakan.
“Debat terbuka calon Ketua RT atau RW digelar agar warga dapat melihat dan mendengar langsung visi dan misi yang disampaikan para kandidat.” Jelasnya.
“Sehingga warga tidak salah dalam memilih ketua RT/RW-nya nanti. Dan terbukti ada peningkatan sekitar 30%. Dari pemilihan sebelumnya antusias warga hanya 50% dan sekarang naik menjadi 80% pemilih,” imbuh dia.
Sebelum acara debat terbuka dilakukan Lurah Rawa Bangun ini berpesan kepada para kandidat Ketua RT/RW, bahwa harus tetap melaksanakan protokol kesehatan.
“Ketua RT dan RW agar menjadi ujung tombak dalam pelayanan. Harus cerdas dalam melayani masyarakat,” pesan Yofan. (San)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.