by

Ini Seriusan Lho, Pencet Sirine Bawaslu OKU Mulai Sisir Pelaku ‘Serangan Fajar’ Money Politic

Ketua Bawaslu OKU Dewantara Jaya memberikan arahan kepada Ketua dan Anggota Panwaslu Kecamatan se Kabupaten OKU terkait patroli anti p;olitik uang di masa tenang Pilkada OKU 2020

Beritatotal.com – Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pimpinan Dewantara Jaya, sejak hari ini, Sabtu (05-12-2020), pukul 09.00 WIB, resmi melakukan patroli anti politik uang (money politic).

Patroli dimaksud ditandai apel akbar pengawasan anti politik uang tahapan masa tenang Pilkada OKU Tahun 2020.

Acara digelar di Meeting Room Bill Hotel dengan peserta Ketua dan Anggota Panitia Pemilihan Umum (Panwaslu) kecamatan se Kabupaten OKU serta staf sekteratriat.

Dengan menekan tombol sirine, Ketua Bawaslu OKU Dewantara Jaya bersama Komisioner lainnya Anggi Yumarta dan Yeyen, didamping aparat Polri, Kejaksaan, dan TNI, menginstruksikan petugasnya di lapangan untuk segera berpatroli menyisir praktek ‘serangan Fajar’ money politic.

Dewantara mengimbau petugasnya tidak pandang bulu bila di lapangan menemukan oknum-oknum yang membagikan uang bertujuan mempengaruhi pemilih menentukan suaranya.

“Jika ada temuan di lapangan langsung tindak dan proses. Entah itu dari  (oknum tim, red) yang ada gambarnya atau dari yang tidak ada gambarnya,” tegas Dewantara.

Bawaslu OKU pun kata dia siap menerima laporan dari masyarakat jika di lapangan melihat dan menemukan praktek “serangan fajar” untuk mempengaruhi pemilih mencoblos calon tertentu. Baik Calon bergambar atau pun tidak bergambar alias kolom kosong (koko).

Untuk proses lanjutan temuan pihaknya maupun laporan dari masyarakat, dikatakan Dewantara, akan dikaji dalam tim Gakkumdu. Sehingga diketahui apakah memenuhi unsur pidana pemilu atau tidak.

Yang jelas disebutkan Dewantara lagi, yang menerima maupun yang memberi bila tertangkap dan kemudian terbukti maka akan diproses semuanya alias kedua-duanya.

Mantan Ketua KPU OKU ini juga menyinggung, dalam apel akbar anti politik uang tersebut petugasnya diminta untuk memastikan apakah TPS-TPS sudah didirikan oleh penyelenggara, logistik sudah didistribusikan, serta petugas penyelenggara di TPS sudah benar-benar siap dan ada. (djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.