by

Ini Manfaat Tubuh Disuntik Vaksin Sinovac Covid-19

Beritatotal.com – Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendapat kuota atau alokasi 5.760 Vaksin Sinovac untuk vaksinasi tahap awal.

Demi melancarkan program penyuntikan vaksin Covid-19 itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mewajibkan seluruh tenaga kesehatan (nakes) dan non nakes yang untuk divaksin tahap pertama ini.

Sebab mereka berhadapan langsung dengan pasien corona dan menjadi garda terdepan memiliki resiko tinggi terpapar atau pun tertular.

“Karena resiko tenaga kesehatan itu sangat tinggi terpapar wabah Covid-19, dan kita tidak akan pernah tahu kita akan tertular penyakit ini,” ujar Boy Yandra SKM MPH, Juru Bicara Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bangka, Selasa (26/1/2021).

Dari total 5.760 Vaksi Sinovac yang diterima kabupaten ini, menurut Boy yang sudah disuntikkan ditahap pertama sebanyak 1.462 orang.

Jumlah tersebut sudah termasuk penyuntikan pada saat launching di RSUD Depati Bahrin Sungailiat oleh Bupati, Wabup dan unsur Forkopimda.

Sedangkan untuk tahap pertama yang disiapkan untuk nakes dan non nakes sejumlah 1.780 vaksin sudah terealisasi sebesar 82 persen dalam waktu 7 hari.

Dikatakannya, vaksinasi yang sudah berjalan merupakan pencapaian luar biasa menuntaskan wabah Covid-19.

Direncanakan penyuntikan ke Bupati, Wabup dan unsur Forkopimda Kabupaten Bangka tahap kedua dilaksanakan 29 Januari 2021 mendatang.

Menurutnya, langkah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mendahulukan nakes dan non nakes hal wajar dan tidak berlebihan. Justru keputusan tersebut menunjukkan perhatian dan memikirkan kesehatan bawahannya agar dapat tetap bekerja untuk melayani masyarakat.

“Setelah mereka dilakukan vaksinasi maka tidak ada keraguan lagi bagi para tenaga kesehatan dalam melayani pasien dan keluarga. Tetapi jangan lupa tetap terapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan benar,” terangnya.

Ia menjelaskan, antibodi akan terbentuk dengan baik setelah satu bulan dan itu harus dua kali divaksin Covid-19. Setelah itu bisa dianggap aman.

Tapi vaksin Covid-19 tidak akan disuntikkan kepada orang yang mempunyai penyakit komorbid seperti jantung kronis, diabetes militus, perempuan hamil dan ibu menyusui, darah tinggi dan lainnya.

Boy Yandra menghimbau masyarakat untuk tidak takut dan ragu ketika ingin menerima vaksin Covid-19. Dan jika seandainya masih ada keraguan diharapkan bisa langsung konsultasi dengan petugas kesehatan.

Boy pun meyakinkan manfaat sudah divaksin. Yaitu menciptakan respon antibodi untuk sistem kekebalan tubuh. Saat disuntik vaksin, sel B akan menempel pada permukaan virus Corona yang sudah dimatikan dan mencari fragmen.

Kemudian mencegah virus masuk ke dalam tubuh. Suntikan vaksin akan merangsang sel tubuh manusia, terutama sel B yang memproduksi imunoglobulin. Akibatnya, tubuh individu akan kebal pada SARS-CoV-2.

Lalu, menghentikan virus menyebar ke seluruh tubuh. Vaksin akan merangsang imun tubuh yang dihasilkan oleh sel B dan menghentikan virus COVID-19 masuk ke dalam tubuh. Dan terakhir kata Boy membantu mengurangi penyebaran corona untuk melindungi orang-orang di sekitar.

“Semoga dengan program pemerintah dalam memutuskan mata rantai wabah penularan covid-19 dengan vaksin berjalan lancar,” pungkasnya. (san)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.