by

Heboh Harimau Terjerat Perangkap Warga di Talang Kembalau

Tim gabungan saat bertemu Erlan anak pemilik kebun di jalan ketika hendak menuju lokasi heboh ada harimau terjerat perangkap babi.

Beritatotal.com – Sekitar 10 hari lalu warga Desa Gunung Tiga, Kecamatan Ulu Ogan gempar oleh penampakan harimau Sumatera di sekitar Objek Wisata Air Panas Gemuhak.

Kali ini kegegeran terjadi lagi di desa yang dipimpin Kepala Desa (Kades) Dadang Wijaya. Warga desa dan tetangga desa sekitar dikagetkan laporan seorang warga Desa Ulak Lebar, Cek Ani.

Informasi yang diterima, Cek Ani tergopoh-gopoh meninggalkan kebunnya yang berada di Talang Kembalau, masuk wilayah Desa Gunung 3. Karena petani tersebut ketakutan perangkap babi yang dipasang di kebunnya malah terjerat harimau.

Peristiwanya terjadi Rabu 8 Januari 2020, pukul 13.00 WIB.

Kabar ada harimau masuk perangkap babi di kebun Cik Ani langsung menyebar dari mulut ke mulut. Tak terkecuali sampai juga ke telinga aparat desa. Lalu diteruskanlah ke instansi terkait untuk dilakukan pengecekan sekaligus evakuasi harimau Sumatera yang terjerat tersebut.

“Dari  Polsek, BKSA dan unsur lainnya sudah menuju lokasi. Karena kabarnya sangat heboh harimau yang masuk perangkap milik Cik Ani,” terang Kapolres OKU AKBP Tito Travolta Hutauruk melalui Kapolsek Ulu Ogan Iptu Eddy Hernata, Kamis 9 Januar 2020.

Menurutnya, anggota yang sudah bersiap untuk menuju lokasi selain dari Polsek Ulu Ogan, terdiri dari personil KPH Bukit Nanti,  SKW II Lahat, SKW III Baturaja serta beberapa warga Desa Gunung Tiga

Nah, ketika personil gabungan ini sudah menuju lokasi talang dimaksud, dalam perjalanan bertemu dengan anaknya Cik Ani. Namanya Erlan Effendi.

“Rombongan berangkat pukul 15.00 WIB untuk melihat langsung informasi harimau yang terjerat tersebut. Mereka berangkat menggunakan 2 buah mobil doubel kabin,” jelas mantan Kapolsek Sinar Peninjauan ini.

Namun lanjut Iptu Eddy, hewan yang terperangkap seperti yang dihebohkan warga tersebut bukanlah harimau Sumatera. Melainkan macan dahan.

“Anaknya Cik Ani namanya Erlan bertemu dengan tim di perjalanan. Ngomong kalau hewan yang terperangkap sudah dia lepaskan. Kata Erlan itu bukan harimau tapi macan dahan,” sambungnya.

Mendapat keterangan Erla maka tim yang sudah menyiapkan segala sesuatu untuk mengevakuasi harimau seperti informasi yang mereka terima, akhirnya kembali lagi ke rumah Kades Gunung 3.

Adanya tim gabungan seperti yang disampaikan Iptu Eddy menuju Talang Kembalau dibenarkan juga Kades Desa Gunung 3, Dadang Wijaya.

“Tidak jadi kami kesana kemarin. Karena menurut cerita sudah dilepas oleh yang punya jerat. Kalau menurut info dari BKSDA itu bukan harimau. Dia bilang macan dahan lebih besar dari macan akar,” sebut Dadang. (djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.