by

Duel Panas di Hari Natal, Leher Burlian Ditebas Parang

Beritatotal.com – Telah terjadi duel antara dua petani di Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), tepat di hari libur perayaan hari suci Umat Nasrani, Natal, Senin (25/`12), pukul 13.30 WIB.

Seorang diantara mereka menggunakan senjata tajam (sajam) jenis parang yang kini sudah diamankan di Mapolsek setempat. Tersangkanya, Edhar (53) warga Desa Bandar Jaya, Dusun IV. Sedangkan korbannya kini dirawat di salah satu rumah sakit di Provinsi Lampung, atas nama Burlian (60), warga Dusun II, Desa Umpam.

Duel Edhar versus Burlian tersebut terjadi di kebun karet, menyebabkan salah satu diantara mereka terkapar bersimbah darah terkena tebasan parang di bagian leher. Peristiwa ini pun menghebohkan warga dua desa yang masih bertetangga.

Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari, melalui Kapolsek Lengkiti AKP M Ahsum, menjelaskan, perkelahian kedua petani tersebut bermula dari soal pengangkutan hasil kebun karet menggunakan jasa ojek.

Tukang ojeknya yang juga petani itu kini menjadi saksi yakni atas nama Nadi Darwin (31), warga Dusun IV, Desa Umpam.

“Saksi membawa karet milik tersangka dari kebun menuju Desa Bandar Jaya. Di tengah jalan Dusun III, Desa Umpam saksi dihadang korban karena tidak diperbolehkan melewati jalan tersebut,” jelas AKP Ahsum, Selasa (26/12).

Karena dilarang korban, lanjut Kapolsek, saksi kemudian kembali menemui tersangka di kebunnya. Diceritakanlah oleh saksi kalau karet tersangka yang dibawanya tidak diperbolehkan korban lewat di salah satu ruas jalan Dusun III Desa Umpam tadi.

Tersangka pun emosi mendengar keterangan saksi dan buru-buru mendatangi korban di tempat kejadian perkara. Keduanya bertemu dan terjadilah cekcok mulut dengan perdebatan yang sengit.

“Keduanya langsung cekcok mulut. Saat itu tersangka tidak bisa mengendalikan lagi emosinya dan membacok leher korban satu kali,” jelas AKP Ahsum.

Akibat bacokan tersebut korban menderita luka mengerikan di leher bagian kirinya daan tersangka langsung meninggalkan TKP. Korban pun mendapat pertolongan warga dan sempat dilarikan ke Puskesmas Lengkiti.

Karena lukanya sangat parah pihak Puskesmas merujuk korban ke salah satu rumah sakit swasta di Kota Baturaja. Ternyata penanganan medis terhadap luka menganga di leher korban butuh tindakan yang ekstra. Sementara rumah sakit yang menjadi tempat rujukan Puskesmas tidak memiliki ruang bedah.

“Korban kemudian dirujuk lagi ke salah satu rumah sakit di Metro Lampung. Siang tadi saya menelepon kepala desanya dan korban sudah dioperasi,” imbuhnya.

Atas kejadian ini, menurit perwira pertama dengan tanda pangkat tiga balok kuning dipundaknya tersebut, keluarga korban tidak senang dan melaporkannya ke Mapolsek Lengkiti. Yang melapor atas nama Thohar dan dengan adanya kejadian tersebut pihaknya sudah melakukan olah TKP serta memintai keterangan saksi-saksi. Selain itu mereka sudah mengamankan barang bukti sebilah parang berikut sarungnya.

“Tersangka sudah kita amankan juga dan kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Lengkiti,” Ahsum.

Sebelum diamankan pihaknya, sambung dia, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka namun keburu kabur jauh. Berkat upaya pendekatan polisi dengan cara menghubungi Kades setempat, agar tersangka koperatif untuk menyerahkan diri, akhirnya membuahkan hasil.

“Berkat hubungan baik dan kerjasama yang terjalin erat dengan perangkat desa dan warga setempat, akhirnya tersangka menyerahkan diri diantar kades dan keluarganya,” pungkas AKP Ahsum. (dijee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.