by

Diduga Langgar Aturan Mutasi dan Pecat Karyawan, DPRD Babel Akan Panggil Manajemen PT THEP

Beritatotal.com – Sejumlah karyawan PT. Tata Hamparan Eka Persada (THEP) mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu ((17/02/2021).

Kedatangan mereka diterima langsung Ketua DPRD Provinsi Babel, Herman Suhadi didampingi Wakil Ketua Muhammad Amin dan Sekretaris Dewan Muhammad Haris,  di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Banmus).

Turut hadir dinas terkait soal ketenagakerjaan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Babel Harrie Patriadi.

Terungkap kehadiran sejumlah karyawan tersebut untuk menyampaikan aspirasi mereka soal adanya mutasi kerja yang tidak sesuai aturan.

Ketua DPRD Provinsi Babel,Herman Suhadi pun menyambut baik kedatangan karyawan PT THEP ini. Dia dan unsur pimpinan lainnya mendengar dengan cermat serta mencatat apa-apa yang menjadi keluhan rakyat.

Pendamping karyawan, Allani, mengungkapkan, ada tiga tuntutan yang ingin disampikan kepada managemen PT THEP melalui DPRD Provinsi Babel.

Pertama, meminta pihak manajemen perusahaan tidak melanggar aturan yang telah disepakati. Kedua, meminta DPRD Babel memanggil pihak manajemen PT THEP untuk menggelar audiensi dengan pihak-pihak terkait. Terakhir, ketiga, seandainya pimpinan PT THEP ini tidak bisa bersosialisasi dengan masyarakat Babel, agar diganti saja pimpinan perusahaan tersebut.

Allani menambahkan, sejak 16 Februari ini terjadi mutasi yang tidak sesuai aturan sekitar 20 orang karyawan yang terdampak, Sebelumnya sudah banyak karyawan-karyawan PT THEP yang dipecat secara sepihak dengan alasan pengunduran diri.

“Pemutasian karyawan ini melanggar UU Ketenagakerjaan Pasal 17 ayat 4. Dalam perjanjian kerja bersama jelas itu salah. Jadi yang dilanggar itu perjanjian lisan dan tulisan dengan masyarakat bahwa PT THEP memperioritaskan tenaga kerja lokal”, tegasnya.

Pada saat di temui awak media, Herman Suhadi menyampaikan, pihaknya telah menerima aspirasi dari sejumlah karyawan PT THEP.

“Sudah kewajiban kami sebagai angota DPRD untuk menerima keluhan yang ada. Ada beberapa keinginan dari teman-teman karyawan agar PT THEP tidak melanggar perjanjian,” jelasnya.

Untuk itu, menurut Herman Suhadi, pihaknya akan memanggil managemen PT THEP dan siap berdiskusi terkait permasalahan keluhan-keluhan yang diterima.

“Kami siap membantu. Nantinya kita akan berdiskusi dengan PT THEP dengan memanggil Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bangka Belitung, Dinas Tenaga Kerja Bangka Barat, Dinas Perkebunan Bangka Barat kemudian kita akan mencari solusi bersama-sama. Insyaallah akan kami laksanakan pada hari Senin (22/02/2021, red) di Ruang Rapat Banmus. Kami akan segera tindak lanjuti karena dikhawatirkan ada hal-hal yang tidak diinginkan,” bebernya.

Herman Suhadi menyebutkan bahwa Babel ini kondisinya sudah sangat kondusif. Hanya tinggal masalah pandemi covid-19 ini yang harus diselesaikan dia.

Dia pun menyarankan untuk menyampaikan aspirasi sesuai tuntutan dan jangan melebar ke mana mana. Herman sepakat pada saat ini Provinsi Babel membutuhkan investor untuk masuk ke daerah dalam rangka kesejahteraan masyarakat.

“Kalau secara peraturan tidak terealisasi paling tidak ada kebijakan dari PT THEP terkait masalah ini selama kebijakan itu tidak melanggar peraturan”, ucapnya.

Semenara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Babel,Harrie Patriadi menjelaskan, berdasarkan pengaduan yang diterima, pihaknya telah mempelajari bahwasanya dilihat ada dugaan pelanggaran dari peraturan yang ditetapkan perusahaan.

“Ini perlu diluruskan sesuai kata Ketua DPRD Provinsi Babel perlu ada kebijaksanaan dari perusahaan. Kami juga melihat dari pelanggaran yang ada,” imbuhnya. (khoi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.