by

Diduga Cemburu Isterinya “Selingkuh”, Motif Ayunan Pedang Suami Tewaskan Fitri

Beritatotal.com – Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berujung penganiayaan hingga Fitri tewas bersimbah darah di tangan suaminya sendiri, Zulmi, pada malam Minggu (29/7), pukul 23.00 WIB di Desa Tanjung Manggus, Kecamatan Lubuk Batang, diduga berawal dari cemburu buta sang suami.

Berdasarkan keterangan Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari, melalui Kapolsek Lubuk Batang AKP Samsu Rizal, pembunuhan tengah malam tersebut kemungkinan cekcok mulut antara keduanya tak terkendali lagi.

Faktor yang memicunya didasari pelaku dan korban membicarakan seputar adanya orang ketiga dalam rumah tangga mereka.

Hal tersebut diperkuat dari keterangan awal dari saksi di tempat kejadian perkara (TKP) yang dikumpulkan pihaknya. Salah satu keterangan yang diambil polisi adalah keterangan dari kakak perempuang korban, Nurjanah (34), warga Dusun II, Desa Tanjung Manggus.

“Selain melakukan olah TKP bersama Tim Inafis Polres OKU, kita juga memintai keterangan dari anak-anak korban dan teman anak korban yang malam itu ada dirumah kejadian. Lalu kita juga memintai keterangan orang dekat korban (keluarga, red) bagaimana kehidupan rumah tangga korban dan pelaku selama ini,” katanya.

Didapat keterangan dari Nurjanah, menurut AKP Samsu Rizal, adiknya (korban, red) dan pelaku sering cekcok mulut. Pertengkaran tersebut diketahui dia dari adik istri dari Zulmi, yang sering mendengar dari warga dan keluhan suaminya.

“Bahwa adik perempuannya (korban, red) sering bergaul dan sering melakukan perselingkuhan dengan laki-laki lain,” imbuhnya.

Namun itu hanya keterangan sementara yang dikumpulkan polisi. Karena pelakunya sendiri belum bisa diamankan lantaran masih kabur. Sampai saat ini pihaknya terus melakukan pengejaran, dan juga berupaya mengajak aparat desa dan keluarga pelaku, agar bisa membujuk pelaku untuk menyerahkan diri.

“Motif jelasnya baru bisa diketahui kalau pelaku sudah kita amankan. Kita minta perangkat desa dan keluarga agar membujuk pelaku untuk menyerahkan diri. Disamping itu kita juga berupaya meredam situasi agar kejadian ini tidak terjadi balas dendam dari pihak keluarga korban,” pungkasnya.

Sebagaimana yang diberitakan, prahara rumah tangga di tengah malam berujung maut menghebohkan warga Desa Tanjung Manggus, Dusun I, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu (29/7), pukul 23.30 WIB.

Seorang isteri tewas bersimbah darah “dipedang” suaminya sendiri di dapur rumah. Tragis, kematian korban disaksikan langsung pertama kali oleh anaknya yang baru duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Isteri naas tersebut,  Sri Fitriani (29), karwayati Koperasi Unit Desa (KUD) Afdeling I. Sedangkan suami yang diduga telah melakukan penganiayaan hingga berujung maut itu, Zulmi Aidi (36).

“Telah terjadi penganiayaan dalam rumah tangga yang diduga dilakukan suami korban tadi malam (29/7, red). Saat ini pelaku masih dalam pengejaran aparat kita,” terang Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana S didampingi Kapolsek Lubuk Batang AKP Samsu Rizal, Minggu (30/7). (diJee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.