by

Dengar Alex Noerdin “Nyerocos” Yayuk Basuki Bilang Begini

Beritatotal.com – Masa reses persidangan IV tahun sidang 2016-2017 Anggota Komisi X, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, dimanfaatkan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Provinsi Sumsel.

Anggota Komisi X DPR RI tersebut antara lain, Utut Adianto, Puti Guntur Soekarno, SB Wiryanti Sukamdani, MY Esti Wijayanti, Sofyan Tan, H Ridwan Hisyam, Bambang Sutrisno, dan Yayuk Basuki. Mereka diterima Gubernur Sumsel H Alex Noerdin di Griya Agung, Selasa (2/5).

Kunker Komisi X DPR RI selain untuk menjadikan Sumsel sebagai pilihan terkait barometer pendidikan di Indonesia, juga difokuskan melihat langsung progres persiapan dan kesiapan Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games 2018 mendatang.

Gubernur Alex yang menerima rombongan ini menyampaikan pemaparan dengan gayanya yang khas. Alex menjelaskan persiapan Sumsel untuk menghelat Asian Games secara detail. Mulai soal membangun Ligh Rail Transit pertama di Indonesia, membangun tiga ruas jalan tol, membangun lima rusunnawa, sampai membangun rumah sakit bertaraf internasional.

Dipaparkan pula soal penambahan kapasitas bandara, membangun fly over, penambahan venue, dan membangun enam apartemen 23 lantai. Semua pembangunan tersebut dijelaskan Alex dikerjakan dalam waktu bersamaan di Palembang.

Gubernur juga merinci, di ajang Asian Games, Sumsel mendapat tanggung jawab sebelas cabang olahraga (cabor) dimana delapan cabor olimpik dan tiga non olimpic. Ini adalah yang kesekian kalinya Sumsel di bawah kepemimpinan dia dipercaya sebagai tuan rumah even olahraga bertaraf internasional.

Dijelaskan, sejak tahun 2011 hingga 2016 sudah 39 event internasional kelas Asia, Asia Pacific bahkan dunia main di Jakabaring Sport City (JSC). Hal inilah yang menjadikan JSC sebagai Kawasan Wisata Olahraga.

“Di Sumsel kami memang memelihara dan memanfaatkan fasilitas yang ada di Jakabaring sepenuh hati. Perjuangan kami semata-mata ikhlas jadi tolong didukung. Untuk apa membangun fasilitas olahraga yang baru, sedangkan di Sumsel sudah ada dan berstandar internasional, jadi kalau mau fokus, fokuslah di Jakabaring,” terangnya.

“Saya tegaskan persiapan Sumsel jauh lebih baik dari Jakarta, jadi yang harus dikhawatirkan bukan Sumsel namun Jakarta,” Alex.

“Cari di seluruh dunia yang memberikan kenyamanan untuk atlit kecuali di Sumsel, kami mendahului Tokyo dua tahun lebih awal yang menggunakan hydrogen car pertama di dunia” tegasnya.

Soal ini, menurut Alex JSC akan menjadi Green Sport City. Sebab yang boleh beroperasi di JSC hanya hydrogen car pertama di dunia.  Pemaparan Alex membuat Komisi X DPR RI berdecak kagum. Apalagi ditambahkan Alex, setelah Asian Games selang beberapa bulan Sumsel juga akan segera miliki MotoGP pertama di Indonesia.

Yayuk Basuki, anggota Komisi X yang ikut dalam rombongan ke Griya Agung, memberikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel atas sumbangsihnya memajukan Sumsel, serta membawa nama baik Republik Indonesia melalui olahraga. Dimana  Sumsel memiliki kawasan fasilitas olahraga yang lengkap dalam satu hamparan.

“Ngeliatin paparan Gubernur mengenai olahraga itu hidup di Sumsel, saya merasa jadi atlit lagi.” tuturnya
Ia juga mengatakan, Atlit itu memang tidak bisa tinggal jauh-jauh dari venuenya, karena sistemnya multi event competetion. Melihat perkembangan sumsel dengan memberi kenyamanan untuk atlit patut diberikan apresiasi. Sebelumnya tidak pernah ada dari bandara hingga ke JSC menggunakan LRT sejauh 24 Km.

“Saya kagum perekembangan venuenya, karena ada standarnya dari OCA, saya sayangkan akhirnya renang tidak berkompetisi di JSC, jangan sampai ada pengurangan cabor lagi sehingga dibuat bimbang terus, itu akan sangat berpengaruh tidak hanya tuan rumah saja melainkan atlitnya juga,” harapnya. (atk)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.