by

Bayi 1 Hari Dikantongi Lalu Dilempar ke Sungai, Mayatnya Ditemukan Pencari Rebung

Beritatotal.com – Kejam. Meski di bulan puasa Ramadhan yang kini masuk pekan terakhir, pasangan setan berwujud manusia habisi nyawa bayi yang tak bedosa secara keji.

Tubuh bayi dimasukkan ke dalam kantong plastik dan diberi batu sebagai pemberat agar  tenggelam, kemudian di lemparnya ke sungai.

Namun Kuasa Tuhan berkehendak lain. Meski sudah diakali dengan pemberat batu agar bayi yang dibunuh pasangan tak diketahui tersebut tidak timbul ke permukaan, akhirnya ditemukan seorang wanita pencari rebung bambu.

Penemuan mayatnya di Sungai Wall, Desa Tanjung Manggus, Kecamatan Lubuk Batang, Minggu (18/6), pukul 08.00 WIB. Komariah (42), ibu rumah tangga, warga setempat, adalah saksi mata yang pertama kali menemukann jasad bayi tak berdosa tersebut.

Informasi yang diperoleh, berdasarkan keterangan Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana S, melalui Kapolsek Lubuk Batang AKP Samsu Rizal didampingi Kanit Reskrim Bripka Andi Priadi SH, saat itu saksi hendak mencari rebung bambu sekalian mandi di Sungai Wall.

“Saksi melihat di pingiran sungai tersebut ada bungkusan plastik di bawah bambu dan setelah dibuka ternyata isi plastik tersebut berupa batu dan sesosok mayat bayi,” katanya.

Penemuan tersebut langsung membuat gempar penduduk desa dan warga pun berbondong-bondong ke pinggir sungai. Informasi ini sampai juga ke pihaknya lalu anggota Polsek Lubuk Batang Unit Reskrim dipimpin Bripka Andi  meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi langsung mengamankan lokasi. Mayat bayi malang tersebut diletakkan di atas daun pisang. Setelah dilakukan pengecekan, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut selanjutnya dibawa ke Kamar Mayat RSUD Ibnu Sutowo.

“Diperkirakan usia bayi baru satu hari dan berjenis kelamin perempuan. Kita sudah memintai keterangan saksi-saksi. Untuk ibu si bayi masih kita selidiki. Pastinya ini perbuatan ibu bayi dan pasangannya yang tak bertanggung jawab,” pungkas AKP Samsu Rizal. (diJee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 comment