by

“Anakku Malaikatku”, Murni Peluk Arya Sambil Berdoa Minta Diberi Kehidupan Baru Saat Mobil Jungkir Balik Masuk Jurang

Beritatotal.com – Murni (46), warga Kelurahan Sukajadi, Kabupaten OKU salah satu jiwa yang bisa jadi tengah berhadapan dengan maut pada Minggu (23/5/2021).

Betapa tidak, mobil minibus yang ditumpanginya bersama kedua anak dan penumpang lainnya, masuk jurang curam, di Desa Pelawi Kabupaten OKU Selatan.

Saat mobil masuk jurang, sudah pasti kendaraan roda empat itu jungkir balik dan terpental tak beraturan hingga berhenti di dasar jurang.

Nah, saat itulah, menurut Murni, dia dan penumpang lainnya hanya bisa pasrah dan mengucapkan takbir (Allahu Akbar) berulang-ulang.

Menurut Murni, sebelum masuk jurang dia duduk sambil memeluk anak bungsunya Arya (8). Dia pun dalam perjalanan pulang dari Danau Ranau tersebut tertidur.

“Tidak tahu kenapa mobil tiba-tiba masuk jurang. Mata saya terpejam dan tidur sambil meluk anak kecil saya,” kata Murni yang masih menahan sakit akibat tubuhnya banyak yang keseleo, Selasa (25/5/2021).

“Mobil ngendung jungkir balik saya peluk erat Arya dan saya dengar semuanya teriak Allahuakbar termasuk saya. Tapi mata saya tidak mau terbuka namun sadar saya memeluk anak saya sampai kemudian mobil berhenti jatuh,” imbuhnya.

“Sambil memeluk anak saya, saya juga berdoa Ya Allah beri saya kehidupan baru. Saya memikirkan nasib anak-anak saya jika saya tidak selamat. Badan saya tertindih paling bawah, sopir terpental sampai ke kursi belakang,” sambungnya.

Setelah mobil terhenti di dasar jurang, Murni pun menyuruh anaknya  Arya untuk segera keluar mobil khawatir mobil nanti meledak.

Kemudian Arya yang masih bocah ingusan tersebut seperti diluar nalar bergegas naik ke atas. Murni melihat Arya berjalan ke atas biasa saja.

“Dia naik ke atas tebing menuju jalan. Seperti biasa saja naiknya. Di atas dia minta tolong sambil coba menghentikan mobil yang lewat tapi tidak ada yang setop,” lirih Murni.

Murni sangat senang dia dan dua anaknya Valen dan Arya selamat dalam tragedi maut itu. Dia pun selalu mengucapkan syukur dan tak henti-hentinya merasa heran dengan kejadian yang menimpa dirinya.

“Entah kenapa saya ingin selalu memeluk Arya sepanjang jalan. Rasanya nyaman saya memeluk dia. Dan saat jatuh ke jurang pun saya semakin erat memeluk dia agar dia selamat. Anakku dia benar-benar malaikatku pada waktu kejadian,” pungkas Murni.

Sebegaimana yang diketahui, terjadi tragedi mobil minibus yang ditumpang keluarga besar jungkir balik (menggelinding) masuk jurang sedalam lebih 30 M, di jalan Raya Ranau  Muaradua tepatnya di Jl Desa Pelawi Kec.Buay Rawan Kab. OKU Selatan, Minggu tanggal 23 Mei 2021 pukul 20.00 WIB.

Kecelakaan lalu lintas tunggal itu dialami lebih dari tujuh penumpang termasuk sopirnya yang naik mobil jenis Xenia warna Silver No Pol BG1730F. Mobil ini melaju dari arah Ranau ke Muaradua. Mereka semua hendak pulang ke Baturaja.

Kendaraan dari Ranau kembali ke Baturaja saat mobil hendak menuju ke arah Muaradua sampai di TKP setelah melewati jalan menikung tiba-tiba mobil hilang kendali.

Dalam hitungan detik mobil tersebut masuk ke dalam jurang sebelah kanan jalan arah ke Ranau Muaradua. Jalur tersebut kiri kanannya memang ada  jurang curam. Peristiwa ini menewaskan seorang penumpang bernama Heppi (39).

Sedangkan yang lainnya selamat. Yakni sopir atas nama Firdaus Muhammad Revo Kumala (17), Nadya Puspita Sari (14), Valentri Aulia (12), Afmi Agrawati (39),  Murni (45), Zelfisriansyah (38) Dan Arya (8). (djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.