by

Alex Nordin Dijuluki “Gubernur Tanpa Asap”

Beritatotal.com –  Julukan baru diberikan kepada Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin sebagai “The No Fire Governor” atau Gunbernur Tanpa Asap. Julukan ini diberikan masyarakat luar negeri yang menghadiri The 4th Singapore Dialogue on Sustainable World Resouces di The St. Regis Singapore. Kamis (6/4).

Pemberian julukan tersebut sebagai apresiasi mereka yang menilai Alex mampu mengajak mitra swasta dan lembaga Sosial Masyarakat (LSM), dalam mengatasai kebakaran hutan dan lahan. Untuk diketahui, Gubernur Alex Noerdin merupakan satu – satunya gubernur dari Indonesia yang diundang untuk hadir dalam pertemuan ini.

Sebagai keynote speaker,  Alex Noerdin menjelaskan terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan khususnya. Menurut Gubernur bagaimana melibatkan stakeholder yang ada untuk bersama merestorasi lahan. Tercatat 2.700 lembaga independent menjangkau sekitar 5.500ha lahan yang ada di Sumatera Selatan. Ini merupakan organisasi independent terbesar di dunia yang keseluruhanya memiliki certifikat dari RSPO (The Roundtable on Suistainable Palm Oil).

Kemudian, dilanjutkan dia, sejak Juni 2016 Indonesia Peatland Organiszation Agency (BRG) telah berkerja sama dengan NGO dan komunitas lokal menjalankan restorasi lahan di Sumsel.

Sementara itu dalam pembicaraan bilateral antara Gubernur dengan  Mr. Masagos Zulkifli selaku Menteri Lingkungan dan Sumber air Singapura mengatakan, Singapura siap bekerjasama terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan restorasi. Tidak hanya itu pihak Singapura mendukung KEK Tanjung Api – Api karna di Singapore tidak memiliki lahan lagi.

Menteri yang ternyata keturunan Palembang ini sangat mengapresiasi upaya Gubernur umsel dalam penanganan karhutla. Untuk itu pihaknya memberikan bantuan dan dukungan terhadap upaya penanganan karhutla dan pelestarian hutan di Sumatera Selatan. (atk)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.