by

2 Tahun Jabat Walikota, Molen Terus Poles Pangkalpinang Menjadi ‘Malioboronya’ Bangka Belitung

Pembuatan kolam ikan di rumah dinas Walikota Pangkalpinang

Beritatotal.com – Walikota Maulan Aklil terus menggeber pembangunan fisik dan non fisik di kota kelahirannya Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selama dua tahun menjabat walikota disini, persisnya 15 November 2020 tepat dua tahun Molen dilantik, perubahan wajah kota ini diakui warganya sangat signifikan.

Kota Pangkalpinang kini bukan hanya dikenal dengan Kota Beribu Senyuman. Tapi, bagi yang sudah lama tidak  mampir di Kota Pangkalpinang, yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pasti akan kaget.

Berbagai perubahan tampak jelas di beberapa sudut kota dan pusat keramaian. Keindahan kota langsung memanjakan mata dengan taman-taman mini bertebaran.

Lalu ditata pedestrian yang tak kalah menarik dengan kota-kota besar lainnya. Ditambah geliat perekonomian turut ‘bicara’ dengan datangnya investor berbagai usaha.

Tekad kuat Molen dan semangatnya ingin menjadikan Kota Pangkalpinang harus beda di masa pemerintahannya, bahkan dikenang terus saat tidak lagi menjabat, masih terus berlanjut.

Bahkan Molen berharap kota Seribu Senyuman ini menjadi Malioboronyo Provinsi Babel. Sebagaimana diketahui, Malioboro adalah kawasan di Jogyakarta yang sangat terkenal dalam dan luar negeri.

Bagaimana Molen mewujudkannya ?

“Nanti di Bangka Belitung ini akan ada Malioboronya seperti di Jogyakarta. Malioboronya (di Babel, red) Kota Pangkalpinang. Satu-satunya nanti,” ucap Molen.

Pernyataan orang Nomor 1 di Kota Pangkalpinang itu dilontarkan Ia ketika menghadiri pelantikan RT/RW di Kelurahan Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari, Jumat pagi (13-11-2020).

Untuk menuju Pangkalpinang menjadi ‘Malioboronya’ Babel, pihaknya kini tengah membangun beberapa sarana dan prasarana pendukung.

Dikawasan Kecamatan Taman Sari misalnya. Yang merupakan kawasan kecamatan dalam jantung kota, kini tengah dibangun Tugu Titik Nol.

Pembangunan Tugu Titik Nol Kota Pangkalpinang

Tugu tersebut berada di pinggir Rumah Dinas Walikota berseberangan dengan Mapolres Pangkalpinang.

Kemudian dibangun pula taman yang nantinya tempat bermain anak berisi diantaranya rusa dari Istana Bogor.

Taman ini dibangun masih dalam kawasan rumah dinas yang berseberangan dengan Alun-Alun Taman Merdeka.

Kemudian dibangun juga kolam ikan yang letaknya bersebelahan dengan Taman Wilhelmina. Sebelumnya di kawasan ini sudah ada Mushola Kayu Jati, kegiatan live music, dan kuliner.

“Mudah-mudahan kalau Allah meridhoi ini akan menjadi kebanggaan kita semua. Kelurahan Batin Tikal adalah pusat kota, ini harus menjadi barometer bagi orang-rang yang datang ke Pangkalpinang,” kata Molen penuh optimistis.

Dalam kesempatan pelantikan RT/RW tersebut, Molen meminta mereka yang dilantik untuk bisa tampil beda, dalam membantu pemerintahan yang dipimpinnya membangun kota. Tak terkecuali mewujudkan Pangkalpinang menjadi ‘Malioboronya’ Provinsi Babel.

Pembuatan Taman Bermain yang berisi rusa dari Istana Bogor

Sementara itu, pantauan portal ini, tiga proyek sebagai salah satu pendukung Kota Pangkalpinang sebagai kota wisata seperti kawasan Malioboro di Jogja, semuanya tampak sedang dikerjakan.

Ketiga proyek tersebut masih dikerjakan oleh dua perusahaan (CV) berbeda. Untuk Tugu Titik Nol nama pekerjaannya yaitu Pembuatan Taman Rumah Jabatan dengan nilai kontrak Rp 193 jutaan.

Proyek ini dikerjakan CV Tiara Utama dengan tanggal kontraknya dimulai 19 Oktober 2020 masa lama pengerjaan 60 hari kalender atau selesai 17 Desember 2020 mendatang.

Kemudian taman bermain yang nantinya diisi dengan rusa-rusa dari Istana Bogor dikerjakan CV Kenangan. Dengan nama pekerjaan Pembangunan Pagar Besi senilai Rp 146 jutaan yang dikerjakan 50 hari kalender.

Kontrak kerjanya telah dimulai pada 26 Oktober 2020 lalu menggunakan dana APBD Perubahan Kota Pangkalpinang 2020.

Untuk pembuatan kolam ikan juga dikerjakan CV Tiara Utama dengan kontrak dimulai 19 Oktober 2020 senilai Rp 193 jutaan. Nama pekerjaannya Pengadaan Kolam Ikan Rumah Jabatan/Dinas. (san/djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.