by

2 Desa Dilanda Banjir Ratusan Rumah Terendam

Kapolsek Lubuk Batang AKP Ujang Abdul Aziz SH meninjau lokassi banjir terparah di Desa Gunung Meraksa, Jumat (7/2)

Beritatotal.com – Dua desa yang ada di Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dilanda banjir.

Akibatnya ratusan jiwa tidak bisa beraktivitas normal karena terkepung air. Ketinggian air terparah mencapai 1,3 meter.

Desa yang dilanda banjir yakni Desa Bandar Agung dan Desa Gunung Meraksa. Untuk di Desa Bandar Agung, air menggenangi Dusun 3 RT 01 dengan ketinggian air mencapai 30 Cm. Disini rumah yang terkepung banjir sebanyak 15 unit.

Sedangkan di Desa Gunung Meraksa banjir melanda di Dusun 1 RT 02 yang merendam sekitar 72 rumah warga dengan ketinggian air capai 1,3 meter.

Di Dusun 2 RT 03 dan RT 04 rumah yang terendam sebnyak 20 runi dengan ketingian air capai 1 meter.

Banjir mulai dirasakan warga dua desa ini sejak Kamis sore (6/2) pukul 16.30 WIB. Air Sungai Wall yang meluap perlahan hingga puncaknya sampai Jumat (7/2) pukul 01.00 WIB sudah meninggi dan merendam perkampungan penduduk.

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dampak banjir tersebut, aparat Polsek Lubuk Batang pimpinan AKP Ujang Abdul Aziz SH sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Bahkan polisi dan instansi lainnya seperti TNI, BPBD OKU serta Pemerintah Kecamatan Lubuk Batang telah kelokas seharian ini.

Mereka menyusuri perkampungan yang terenjam banjir menggunakkan perahu karet untuk mendata korban dan kerugian yang dialami.

“Korban yang terdampak banjir kita bantu mengavakuasi barang-barangnya untuk dititipkan di rumah tetangga atau keluarga mereka yang tidak terkena banjir,” kata Kapolsek Lubuk Batang AKP Ujang Abdul Aziz SH, Jumat (7/2).

Menurut AKP Ujang, pihaknya sudah berkoordinasi dengan stake holder untuk mengantisipasi meluasnya banjir khususnnya di Desa Gunung Meraksa dan umumnya di Kecamatan Lubuk Batang.

“Kita menempatkan anggota di lokasi bergabung dengan Babinsa, perangkat desa dan BPBD OKU untuk memantau banjir,” ujarnya.

Kapolsek mengimbau warganya untuk tetap waspada terjadinya gangguan Kamtibmas imbas dari musibah ini.

Seperti pencurian yang dilakukan oknum warga yang memanfaatkan kesempatan dan kelengahan masyarakat dikarenakan kesibukan mengurusi banjir.

“Tetap waspada dengan rumah dan lingkungan masing-masing. Jangan membuang sampah ke sungai dan saluran air. Cepat laporkan kepada polisi atau tim di lapangan bila melihat hal mencurigakan,” pungkas AKP Ujang. (djee)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.